7 Tips Keuangan Buatmu yang Mau Menikah Tanpa Merepotkan Orangtua

shares

7 Tips Keuangan Buatmu yang Mau Menikah Tanpa Merepotkan Orangtua

Menikah adalahhal yang diidamkan tiap pasangan. Menikah di usia muda juga sering menjadi hal yang diimpikan. Namun untuk berani menapaki jenjang selanjutnya, kamu tidak hanya wajibmengantongi restu orangtua. Kamu juga harus siap darisegi materi. Menjadi mandirisetelah menikah dengan membiayai hidup sendiri juga merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Dengan ini, kedewasaan serta kesiapanmu untuk memasuki hidup baru sendiri benar-benar tidak diragukan lagi.

Apakah kamu dan pasangan sudah mapan bekerja dan ingin membiayai hidup setelah menikah secara mandiri? Yuk, simak tips yang akan Hipwee jabarkan buat kamu!

1. Sebagaimana anak panah, hidup kalian sebagai pasangan juga harus terarah. Dengan ini, kalian tahuseberapa banyak dan untuk apa kalian mengumpulkan uang.

tetapkan target kalian berdua.

Sebelum mulai menabung, tentukan target yang jelas agartujuan tabunganmu menjadi lebih jelas dan terarah.Selain kamu dan pasangan akan tahubagaimana kalian akan menggunakanuang yang kaliansimpan, kalianjuga tentunya akan makin termotivasi untuk menyisihkan uang gaji tiap bulannya.

Semisal saja :

"Selama 2 tahun, kalianakan menabung untuk biaya pernikahan

Selama 5 tahun, kalian akan menabung untuk biaya DP KPR rumah beserta cicilan pertamanya."

Ps:Kamu bisa memilih bank yang memiliki program KPR dengan sukubunga terendah, agar nantinya kalian tidak perlu berpindah bank dan proses menabung kalian bisadipermudah.

2. Buat rekening bersama dan sisihkan 30% gaji kalian tiap bulannya. Dalam 1-2 tahun, kalian sudah punya cukup uang untuk menyewa gedungpesta.

gedung pernikahan.

Setelah membuat target menabung yang jelas, kamu dan pasangan bisa mulai membuat rekening bersama untuk program menabung kalian demi masa depan. Kalian bisa menyisihkan beberapa persen dari pendapatan bulanan kalianuntuk kemudian ditabung di rekening bersama ini. Tidak harus separuh dari gaji kalian kok, kamu dan pasangan bisa menyisihkan 30% dari gajidan 70% sisanya bisa masukke rekening kalian masing-masing.

"Misalnya, besaran gaji kalian masing-masing Rp2.500.000

Jumlah total tabungan kalian 30%x2.500.000 x 2 orang= 1. 500.000 / bulan

Dalam 1 tahun :1.500.000 x 12 bulan = Rp18.000.000

Dalam 2 tahun :1.500.000x 24bulan = Rp 36.000.000."

3. Selain itu, kamu dan pasangan bisa juga berinvestasi emas. Dalam jangka waktu 2 tahun, investasi kaliancukup untuk mengontrak sebuah rumah sebagai tempat tinggal sementara.

investasi emas.

Jikakalian ingin tinggal berdua saja tanpa perlu menumpang di rumah mertua maupun orangtua setelah menikah nanti, siap-siaplah punya tempat tinggalsendiri. Sebelum mampu memiliki uang sendiri untuk membeli rumah, kalian bisa menyiasatinya dengan caramengontrak rumah. Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah selain dengan cara menabung.Karena harga emas cenderung stabil, kalian bisa mulai berinvestasi emas demi masa depan. Kalianbisa membeli emas sedikit demi sedikit setiap bulannya. Investasi kecil-kecilan ini akan sangat berguna sebagai modal untuktempat tinggal masa depan kalian kelak.

Rincian:

"Kamu dan pasangan bisa membeli emas 2 gram per bulannya. Dalam 2 tahun, emas yang kamu punya sudah berjumlah 48gram.

48gram x Rp 500.000 = Rp24.000.000

Ps : Kamu bisa membeli emas di situs penjual emas terpercaya dan pastikan kamu menjual emasmu kembalisetelah 2-3 tahun (pada jangka menengah)."

4. Asuransikan kesehatanmu mulai sekarang. Dalam 5 tahun, uangnya bisa kamu ambil kembali untuk menutupi KPR.

KPR.

Kesehatan mahal harganya. Kamudan pasanganwajib memiliki asuransi kesehatan. Tidak hanya kesehatan kalian saja yang terjamin, asuransi kesehatan ini juga bisa dijadikan ajang berinvestasi demi KPR pada 5 tahun mendatang. Kamu bisa mengambil program asuransi kesehatan dengan dana nominal menengah yang juga sudah menutupibiayakesehatanmu saat kamu jatuh sakit.

Dalam beberapa tahun,uang yang kamu alokasikan untuk biaya asuransi kesehatan bisa diambil kembali dan dipergunakan sebagai uang muka untuk KPR.

Rincian:

"Rp500.000 x 12 bulan =Rp6.000.000 (setahun) x 5 tahun= Rp30.000.000 x 2 orang = Rp 60.000.000."

5. Kencangkan ikat pinggang; hematlah dalamkencan. Lebih baik alokasikan uang untukbiaya foto prewedding, cetak undangan, dan cenderamata pernikahan.

dia tak ragu bicara soal masa depan.

Kurangi frekuensikencan mahal bersama pasangan. Kamu bisa membuat acara kencan sendiri di rumah dengan menonton film bersama di ruang TV, atau bahkan memasak bersama. Tidak hanya hemat, anggaran kencan mahalmu bisa dimasukkan ke dalam toples bersama untuk ditabung sebagai bekal biaya foto prewedding, undangan, serta cenderamata bagi acara pernikahanmu 2 tahun mendatang.

"Rencana penghematan selama 4 tahun

Anggaran kencan per bulan: Rp. 200.000 x 48 bulan =Rp 9.600.000

Foto pre-wedding (paket menengah): Rp. 4.500.000

Cenderamata (Rp. 3000/pcs x 1000 tamu): Rp. 3.000.000

Undangan (Rp. 2000/pcs x 1000 tamu): Rp. 2.000.000

Total biaya: Rp. 9.500.000."

6. Hentikantradisitukar kado anniversary dan ulang tahun. Sebagai gantinya, kamu danpasanganbisa transfer uang ke rekening bersama sesuai harga nominal kado — hitung-hitung untuk modal tambahanpernikahan


tukar-tukaran kado.

Selain mengurangi kebiasaan kencan mahal, kamu dan pasangan juga bisa mengganti tradisi membeli kado untuk perayaan hari jadi maupun ulang tahun kalian. Kamu dan pasanganbisa mentransfer uang ke dalam rekening bersama tiap kali merayakan hari jadi maupun hari ulang tahun. Tidak hanya lebih hemat, tetapi tentu saja hal inilebih bermanfaat karenapundi-pundi rupiah kalian semakin banyak demi acara pernikahan kalian 2 tahun mendatang.

Rencana untuk 2 tahun :

"Biaya kado Rp 200.000 x 2 kali anniversary x 4 kali ulang tahun kalian = Rp 1.600.000."

7. Belum mapan atau kaya, sepeser uang puntak boleh terbuang percuma.Catat segalapemasukan dan pengeluaran kalian, hitung-hitunglatihanmembina rumah tangga?

catat pemasukan dan pengeluaran kalian tiap bulan.

Setelah menetapkan target dan menabung serta berinvestasi, kamu dan pasangan juga harus mulai mengatur pemasukan dan pengeluaran kalian. Catat segalapendapatan serta pengeluaran kalian dalam sebulan supaya pengelolaan uang lebih rapi dan uang kalian tidak terbuang percuma.

"Setiap kali kamu malas mencatat cashflow, putarlah di kepalamu: ini yang harus kamu lakukan nanti ketika sudah berumah tangga bersama dia."

Sumber : www.hipwee.com

Related Posts