Ahmad Dhani Agen Syiah Yahudi di Indonesia

shares

Piknikbontang.com -      Musisi Ahmad Dhani kembali mengeluarkan statemen kontroversial berbau SARA. Pemilik Republik Cinta Management (RCM) itu menyebut Imam Khomeini shohih keturunan Nabi Muhammad SAW.

    “Imam Khomeini jelas shohih keturunan Nabi Muhammad SAW, yang lain gak jelas, dan gak shohih,” tegas Ahmad Dhani melalui akun Twitter Dhani Ahmad Prasetyo ‏@AHMADDHANIPRAST.

    Pernyataan Dhani itu menanggapi kicauan akun  ‏@yudahafiyansyah: “Dalam Kitab Al-Thaharah karya Khomeini Al-Khabits, juz 3 hal 457. Dia menjudge Aisyah lebih najis dari anjing dan babi.”

    Mantan suami penyanyi Maia Estianty itu selama ini dikenal sebagai pendukung Syiah. Bahkan, Ahmad Dhani menggunakan gambar Imam Khomeini sebagai avatar akun Twitter ‏@AHMADDHANIPRAST.

    Sumber: itoday

    Posted by amoeba AGU 27/ menujubermartabat

 ***

    Ahmad Dhani Lecehkan Fatwa Depag Soal Syiah

    Friday, 31 May 2013 14:34 F. Hadiatmodjo
 
itoday – Diskusi terkait film “Sang Kiai”, telah melebar dan mengarah ke pelecehan  pada pihak tertentu. Saat membahas film yang mengisahkan perjalanan hidup Hadratus Syekh, KH Hasyim Asy’ari itu, musisi Ahmad Dhani menyatakan bahwa Surat Edaran Departemen Agama tahun 1983 soal Syiah sudah diganti dengan fatwa ala Ahmad Dhani.

 “Fatwa Depag 83 sudah saya ganti dengan fatwa saya,” tegas Ahmad Dhani melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, menjawab kicauan þ@rabkabarista.

 Sebelumnya, þ@AHMADDHANIPRAST menulis: “Di film ‘Sang Kiai’ digambarkan bagaimana Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari adalah dianut oleh orang-orang Islam Imamiyah.”  @rabkabarista menimpali: “Berarti bertentangan dengan agama Islam dong mas Dhani, Depag juga sudah mengeluarkan surat edaran tanggal 5 Desember 1983. Wah”.
 
Dhani juga menyatakan, HadratusSyekh KH M. Hasyim Asy’ari adalah mentor semua Kyai di Indonesia. Demikian juga, Nadlatul Ulama (NU) adalah mentor wajib ormas Islam.
 
Sebagaimana diketahui, salah satu isi Surat Edaran Departemen Agama No: D/BA.01/4865/1983, tanggal: 5 Desember 1983 itu menyatakan bahwa: “Adapun Umat Islam Indonesia adalah termasuk golongan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang mempunyai pandangan yang berbeda dengan golongan Syi’ah……”
Sumber : nahimungkar.com

Related Posts