Pernikahan Kamu Bertentangan Dengan Ajaran Islam?? Ini Yang Harus Kamu Lakukan... Semoga Membantu!

shares



Pernikahan merupakan suatu yang sakral dan suci. Bahkan bagi siapa yang menikah berati dia sudah menyempurnakan separoh dien (agama)nya.. Rasulullah bersabda bahwa “menikah adalah menyempurnakan setengah dari agamanya.”

Akan tetapi, timbul suatu pertanyaan, kenapa ketika orang akan melangsungkan pernikahan yang menyatukan dua insan dengan mengharapkan ridho dan keberkahan dari Allah, namun cara/prosesinya tidak sesuai dengan yang diajarkan Islam. Islam juga mengatur proses walimah atau resepsi pernikahan yang menonjolkan nuansa kesederhanaan dengan diliputi tuntunan syariat. Bukan mengukuhi adat, tidak pula kental dengan tradisi Barat. Walimah dalam Islam, bukanlah hajatan yang sarat gengsi sehingga menuntut sahibul hajat untuk menyelenggarakan di luar kemampuannya.

Bukannya saya menggurui, sebagai orang awam, saya hanya sedih ketika seorang wanita yang akan menikah, mesti mengikuti serentetan prosesi adat istiadat. Tidak ada larangan untuk menerapkan tradisi adat-istiadat yang sudah ada dalam suatu prosesi pernikahan. Tapi, kita mesti pandai memilah mana yang sesuai ajaran Islam dan mana yang tidak sesuai. Bukannya sebelum menikah, sang calon pengantin mesti dibekali dulu ilmu pra-nikah, ibarat kata juga “kudu” ngerti dengan tahap-tahap sebelum melangkah ke jenjang pernikahan yang tentunya berlandaskan pada ajaran Islam. Hal ini juga berkaitan dengan prosesi walimahan.

Dalam Islam tidak dianjurkan bagi kaum wanita mencukur alis matanya. Nah, ini saya mau tanyakan, kenapa mesti cukur alis mata.. Padahal Allah telah menciptakan manusia sudah begitu indahnya, dengan design yang sempurna. Ada panca-indera, kaki, tangan, dan organ-organ penting lainnya.. Dan salah satu alasan Allah menciptakan alis mata karena ada manfaatnya..
Apa yang Allah berikan ke hambaNYA selalu yang berkualitas dan memberikan manfaat bukan sebaliknya.. Ini malah mencukur alis mata yang mana berfungsi untuk mencegah keringat agar tidak masuk ke mata. Menggunting atau merapikannya dengan mencukur bagian-bagian tertentu untuk memperindah alis mata seperti yang dilakukan sebagian kaum wanita hukumnya haram.

Dan sangat disayangkan lagi, demi mengikuti tradisi adat istiadat, ada yang mau menanggalkan jilbabnya untuk sementara karena mesti pake sanggul atau sejenisnya. Hal ini disesuaikan dengan baju yang dikenakan.. Na’udzubillah.. Sebenarnya bisa saja tetap memakai jilbab, kita diberi akal oleh ALLAH untuk berfikir. Kenapa tidak mengkreasikan jilbab agar sesuai dengan baju adat yang akan dikenakan.. Aduuh, begitu sayang saudariku yang muslimah, mengapa dengan mudah memperlihatkan perhiasanmu kepada khalayak ramai.

Janganlah jadikan acara/walimatul ‘ursy menjadi tidak barokah dikarenakan serentetan prosesi adat istiadat yang tidak sesuai ajaran Islam..

Berdasarkan hadis yang berbunyi : “Dari Abu Hurairah r.a, katanya Nabi SAW  bersabda maksudnya : “Sesungguhnya agama (Islam) itu ringan. Barangsiapa memperberat-berat, maka dia akan dikalahkan oleh agama. Oleh kerana itu, kerjakanlah (agama itu) menurut mestinya, atau mendekati mestinya, dan gembiralah (karena akan memperoleh pahala), serta beribadahlah (mohonlah pertolongan Allah) pada waktu pagi, petang dan sebahagian malam.” (Hadis Riwayat Bukhari)

untuk selanjutnyaa, akan dibahas lebihh detail, apa-apa saja prosesi walimahan yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Salam Ukhuwah..

Sumber : Coretanku

Related Posts