Pilih Mengejar Karier Atau Berbisnis?

shares |

Pilih Mengejar Karier Atau Berbisnis
Loyalitas, kerja keras setelah bertahun-tahun mengabdi di sebuah perusahaan terbayar sudah seiring sikap profesional yang ditunjukkan dan karier yang semakin meningkat. Namun, Anda lalu tersadar tak hanya ingin menjadi seorang pegawai yang mengabdi pada atasan. "Suatu saat nanti saya ingin punya bisnis dan usaha sendiri," itulah impian Anda yang haus passion dan berniat melebarkan sayap ke dunia bisnis.

Tak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang perlu dipersiapkan secara matang untuk memulai sebuah bisnis sendiri. Modal, sarana, prasarana usaha hingga merekrut karyawan, karena Anda tak mungkin bekerja sendirian. Mencari lokasi bisnis untuk membidik pasar dan menentukan strategi promosinya, juga harus dipikirkan. Meski begitu, kesiapan mental jelas diperlukan pertama kali, bukan hanya sekadar semangat dan keberanian membuka usaha.

Pasalnya, sebuah usaha tak akan selamanya berjalan mulus, pasti akan ada batu sandungan yang dilewati. Merugi, atau tertipu adalah beberapa ketakutan yang harus ditepis dulu.

Jika Anda belum benar-benar siap berbisnis, sebaiknya jangan dulu melepas pekerjaan yang sudah Anda geluti sekian lama. Mulailah dengan sebuah bisnis sampingan. Bisnis yang tak banyak menyita waktu dan bisa dipantau, baik melalui internet, telepon, ataupun gadget, saat ini menjadi pilihan bagus bagi Anda yang berniat memulai bisnis kecil-kecilan. Pilihan bisnisnya antara lain, perdagangan saham, broker, makelar, atau bisnis online.

Namun, Anda perlu menyadari, sebuah bisnis yang dijalankan separuh waktu, hasilnya tak akan maksimal. Jangan mengharap sebuah untung besar, jika Anda tak fokus 100 persen, apalagi jika berniat hanya menjadikannya sekadar bisnis sampingan. Anda harus pintar membagi waktu dengan beban pekerjaan yang harus diselesaikan di tempat kerja. Diperlukan sedikit fokus dan ketahanan Anda terhadap segala ujian. Artinya, jangan dulu menyerah, meski keuntungan juga belum dapat diraih.

Lantas, kapan saat yang tepat berhenti untuk fokus pada bisnis Anda? Jika karier mulai tampak stagnan, tak juga ada kemajuan berarti, sementara bisnis yang Anda jalani butuh perhatian. Saat itulah tinggalkan pekerjaan yang membuat Anda tak lagi memiliki semangat, dan tak lagi menarik. Jalanilah apa yang sudah tampak di depan mata, meski bisnis yang Anda tekuni itu membutuhkan proses panjang. Namun jika dikerjakan sepenuh hati, tak ada yang tak mungkin, bisnis Anda akan semulus berjalan di atas tol, tanpa hambatan. (as)

Related Posts